Kenali Aturan Main di Rumah Nenek-Kakek

“Pokoknya, abis pulang sekolah langsung pulang Rin, Eyang Ti nggak suka kamu main-main dulu sama temen-temen”….”Nenek nggak suka sama temen-temen kamu, hati-hati ah bergaul….”. “Kakek kok nggak dikasih?Bunda kamu pilih kasih nih…”

Waduh, bingung juga yah kalau tinggal dalam satu rumah dengan Nenek, Kakek, Om dan Tante, belum lagi kalau anak-anak berkelahi dengan sepupu-sepupunya. Lebih bingung lagi dengan aturan-aturan yang berlaku disana sini, entah dari kakek, dari nenek atau dari om dan tante.

Belum lagi saat anak beranjak remaja, dimana saatnya anak mulai bersosialisasi, aturan dari nenek dan kakek serasa menjadi batasan bagi anak untuk bermain keluar rumah. Yap…itulah resiko saat anda masih/terpaksa tinggal dirumah orang tua, atau tepatnya tinggal dalam keluarga besar.

Apa yang harus anda perhatikan?

* Tengahi Setiap Masalah yang Ada – Jika anak anda bertengkar dengan sepupunya, maka lihatlah permasalahan secara objektif. Berikan teguran langsung kepada sepupu dan anak anda, jika bermain tidak boleh berkelahi.

* Dalam satu kesempatan, misalnya saat kumpul-kumpul. Sisipkan penjelasan mengenai karakteristik anak anda kepada keluarga. Sehingga, jika anda sedang tidak ada dirumah hal ini bisa menjadi perhatian mereka.

* Beri penjelasan kepada anak anda, bahwa meskipun pada siang hari ayah dan bunda tidak ada dirumah, aturan-aturan yang diikuti adalah aturan saat itu. Aturan keluarga kecil anda mengikutinya. Anda harus meyakinkan bahwa apa yang disampaikan orang tua tujuannya akan sama.

* Jangan membanding-bandingkan dan mempersaingkan anak anak dengan keponakannya.

* Pastikan peran ayah dan bunda sangat maksimal. Agar kepribadian anak tetap terbentuk, tanpa terkontaminasi.

Demikian, semoga tips ringan ini bermanfaat….

Salam,halid

*dedicated untuk temanku….yang masih tinggal di…*

468 ad


Leave a Reply

Switch to our mobile site