Mau Sesuai yang Diharapkan? Contohkan Dulu…

“Wah, anak saya susah banget Mas diaturnya…mau-maunya semua disediain, makan nggak mau ngambil sendiri…udah gitu mintanya pake teriak lagi…”

“Kenapa ya, anak saya suka ngelawan apa yang saya katakan, kadang sedih…karena Bapaknya juga ngebiarin aja sih….”

Ayah dan Bunda, tahukah anda? (termasuk saya) ternyata tingkah laku yang dimunculkan oleh anak-anak kita, sedikit banyak adalah bentukan dari kita sendiri. Mari kita lihat kasus pertama diatas, anak yang maunya serba disediakan apa-apanya.

Anak sangat mudah untuk tidak mandiri apabila lingkungan membentuknya untuk tidak mandiri pula, bagaimana hal ini bisa terjadi? semua diawali dari ketidakdisiplinan kita sebagai orang tua. Kapan saatnya anak harus menyiapkan buku, kapan saatnya anak harus istirahat dan kapan saatnya harus sudah dapat mengerjakan segala sesuatunya dengan sendiri.

Konsep reward and punishment sederhana bisa anda terapkan dalam hal ini.

Selanjutnya masalah anak yang suka melawan perkataan anda, kita lihat apakah dirumah ada model seperti itu? jika memang tidak ada, mari kita lihat lagi…apa peran ayah atau bunda saat anak mulai melawan? sebaiknya, biasakan anda, terutama ayah, untuk memberikan teguran “istimewa” kepada anak jika ia melawan perkataan ibu atau ayah (orang yang lebih dituakan), jangan pernah beranggapan bahwa itu tandanya anak berani. Namun demikian porsi teguran pun juga jangan berlebihan, karena tidak jarang pula ditemukan anak lebih senang dimarahi oleh orang tuanya karena ia merasa itulah bentuk perhatian dan kasih sayang kepadanya.

masih banyak contoh-contoh lain yang sebenarnya sumbernya dari kita sendiri sebagai orang tua…Nah ayah bunda, mari kita tularkan hal baik baik kepada buah hati tercinta.

Salam,halid

468 ad


Leave a Reply

Switch to our mobile site